1991-03-03 Disaksikan Beberapa Kepala Negara, Presiden Soeharto Meresmikan Sarana Kepariwisataan di Bali

Disaksikan Beberapa Kepala Negara, Presiden Soeharto Meresmikan Sarana Kepariwisataan di Bali [1]

 

MINGGU, 3 MARET 1991 Pagi ini di Nusa Dua, Bali, Presiden Soeharto meresmikan berbagai sarana pariwisata. Tampak hadir dalam acara peresmian itu, Sultan Hassanal Bolkiah dari Brunei Darussalam, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, dan Perdana Menteri Singapura Goh Chok Tong.

Dalam amanatnya, Kepala Negara mengatakan bahwa betapapun pentingnya kepariwisataan bagi pembangunan, namun kita harus tetap meletakkannya dalam kerangkan besar pembangunan bangsa kita.

Tujuan pembangunan kita adalah untuk membangun masyarakat maju, sejahtera, adil dan makmur yang tetap berkepribadian sendiri. Ini antara lain berarti bahwa bertambah banyaknya arus wisatawan asing yang masuk ke negeri kita tidak boleh sampai menggoyahkan nilai-nilai kehidupan yang kita anggap luhur.

Ditegaskannya bahwa bagi kita, kesenian dan kebudayaan mempunyai kaitan yang erat dengan kehidupan kerohanian masyarakat. Untuk tujuan apapun, kita tidak pernah akan mengorbankan nilai-nilai kerohanian kita, sebab tanpa itu kita menghancurkan makna kehidupan kita sendiri. (DTS)

[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 21 Maret 1988 – 11 Maret 1993”, hal 407-408. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: Nazaruddin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.