Agu 242016
 

Presiden Soeharto Menerima Pengurus Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia [1]

 

KAMIS, 7 DESEMBER 1989 Pagi ini, di tempat yang sama, Presiden juga menerima para pengurus Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI), yang dipimpin oleh Ketua Umum Dharyono Kertosastro. Mereka menghadap Kepala Negara untuk melapor tentang Simposium Perkopian Internasional yang telah berlangsung pada tanggal 26-28 November yang lalu di Denpasar, Bali. Pada kesempatan itu Presiden menyatakan keprihatinannya atas sikap Filipina yang tidak mendukung Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya dalam menyusun perjanjian kopi yang justru akan menguntungkan ASEAN.

Kepada AEKI, Kepala Negara berpesan agar para eksportir ikut mendorong para petani untuk tidak cepat-cepat memetik biji kopi mereka. Diharapkan oleh Presiden agar para eksportir mendorong para petani untuk menghasilkan kopi yang memenuhi persyaratan, sehingga pada akhirnya pembelian kopi yang tidak memenuhi syarat dapat berkurang. (DTS)

[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 21 Maret 1988 – 11 Maret 1993”, hal 238. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: Nazaruddin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: