Jul 312016
 

Menerima Gubernur Riau, Presiden Soeharto Menekankan Pembangunan Riau dan Pemberantasan Penyelundupan [1]

 

RABU, 18 JANUARI 1989 Pada jam 10.30, di tempat yang sama, Presiden Soeharto menerima Gubernur Riau, Suripto, yang menghadap bersama Direktur Jenderal Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah Departemen Dalam Negeri, Atar Sibero. Gubernur Suripto menghadap Kepala Negara untuk melaporkan tentang pelaksanaan tugas barunya sebagai Gubernur Riau.

Dalam pertemuan itu Kepala Negara mengharapkan agar Riau terus mengembangkan potensi yang dimilikinya, seperti minyak di Duri dan gas bumi di Pulau Natuna serta perkebunan tanah keras dan gambut dengan melibatkan pihak swasta. Presiden juga mengharapkan agar pengembangan Pulau Batam sebagai daerah tujuan wisata dan daerah industri, dan juga pulau-pulau di sekitar Batam, dapat dijadikan basis-basis peternakan dan pertanian yang hasilnya bisa diekspor. Selain itu diharapkannya pula agar Pemerintah Daerah Riau terus menerus mengawasi dan memberantas penyelundupan. (DTS)

[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 21 Maret 1988 – 11 Maret 1993”, hal 120. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: Nazaruddin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: