Sep 302013
 

Presiden Soeharto Bicarakan Penanganan Dampak Gempa Yapenwaropen

Sarankan Rehabilitasi Rumah Penduduk Gunakan Rumbia [1]

 

SABTU, 22 SEPTEMBER 1979 Selama satu jam, mulai pukul 09.00, Presiden Soeharto menerima Gubernur Irian Jaya, Sutran, di Cendana pagi ini. Gubernur Sutran menghadap untuk melaporkan tentang akibat gempa bumi yang melanda Kabupaten Yapenwaropen baru-baru ini. Dalam pertemuan itu telah dibicarakan tentang usaha-usaha untuk mengatasi kerugian yang ditimbulkan oleh gempa bumi itu. Pada kesempatan itu. Presiden menganjurkan agar didalam merehabilitasi rumah-rumah penduduk dipergunakan cara-cara tradisional. Umpamanya, untuk atap rumah dipergunakan atap yang terbuat dari daun rumbia, jangan atap seng. Saran Presiden ini didasarkannya pada kenyataan bahwa di sepanjang pantai Serui, ibukota Kabupaten Yapenwaropen, banyak tumbuh batang rumbia. (AFR).



[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 29 Maret 1978 – 11 Maret 1983”, hal 206. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta, Tahun 2003.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: