Mei 312013
 

Presiden dan Ibu Tien Soeharto Menerima Alumni STOVIA

(Barang-Barang Bersejarah Untuk Mengingatkan Perjuangan Generasi Sebelumnya)[1]

 

RABU, 23 Mei 1973, Bertempat di Istana Merdeka, pada pukul 10.00 pagi ini Presiden dan Ibu Tien Soeharto menerima dan beramah tamah dengan lebih kurang 100 orang bekas siswa STOVIA. Dalam sambutannya, Presiden menegaskan pentingnya kita menjaga dan memelihara benda-benda bersejarah sebagai unsur pendidikan bagi generasi yang akan datang, agar mereka tidak kehilangan tempat berpijak. Menurut Presiden, gunanya pemeliharaan barang-barang bersejarah itu bukan untuk dijadikan tontonan, melainkan untuk mengingatkan generasi mendatang akan perjuangan generasi sebelumnya.

Sementara itu di tempat yang sama, siang ini Presiden Soeharto mengadakan pertemuan dengan Menteri Negara Ekuin Widjoyo Nitisastro, Menteri Pertanian Thojib Hadiwidjaya, Menteri Transmigrasi, Koperasi dan Tenaga Kerja Subroto, Menteri Perdagangan Radius Prawiro, dan Kepala Bulog Achmad Tirtosudiro. Dalam pertemuan yang berlangsung mulai pukul 12.30 itu telah dibahas secara mendalam masalah pengadaan pangan. Presiden memberikan perhatian khusus terhadap masalah produksi dan pembelian beras, serta persiapan-persiapan menghadapi musim tanam tahun 1973 ini.Demikian dijelaskan oleh Prof. Dr. Widjoyo Nitisastro seusai pertemuan tersebut (AFR).



[1] Dikutip Langsung dari Buku Jejak Langkah Pak Harto 27 Maret 1973-23 Maret 1978, hal. 22.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: