Jun 302013
 

Presiden Soeharto: Perlu Moralitas Baru Kerjasama Antar Bangsa

Karangan Bunga Ulang Tahun Presiden Untuk Kegiatan Sosial[1]

 

SABTU, 03 Juni 1972, “Perlu ada moralitas baru dan kerjasama yang konstruktif dalam hubungan antar-bangsa. Bangsa besar ataupun kecil yang memberi bantuan hendaknya bekerjasama dalam tingkatan yang sederajad, dengan saling hormat-menghormati, bahu membahu dan saling mengakui kedaulatan penuh masingi-masing negara. Kedaulatan bangsa adalah prinsip yang kami pegang teguh, dan kami menganggapnya sebagai hak mutlak dari setiap bangsa, baik bangsa besar maupun bangsa kecil”. Demikian ditegaskan oleh Presiden Soeharto ketika menerima surat kepercayaan dari Duta Besar Kerajaan Yordania untuk Indonesia, Kamil Al-Sharif, di Istana Merdeka hari ini.

Berkenaan dengan hari ulang tahun Presiden Soeharto pada tanggal 8 Juni yang akan datang, masyarakat diberi kesempatan untuk menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden dan sekaligus beramal untuk usaha-usaha sosial, terutama menolong korban bencana alam atau anak yatim piatu. Oleh karena itu Presiden menyarankan agar mulai tahun ini apabila seseorang ingin mengirimkan bunga sebagai ucapan selamat ulang tahun kepada Presiden, maka toko bunga yang mendapat pesanan itu tidak perlu mengirimkan bunganya kepada Presiden, melainkan cukup kartu toko bunga yang disertai kartu alamat pemesannya saja. Atau, si pemberi ucapan selamat itu dapat pula secara langsung mengirimkan uangnya kepada PMI tanpa melalui toko bunga, dan PMI akan memberitahukan hal itu kepada Presiden, disamping memberikan tanda penberimaan kepada pengirimnya. PMI akan menggunakan uang ucapan selamat bagi keperluan usaha-usaha sosial.  (AFR).



[1] Dikutip langsung dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 28 Maret 1968-23 Maret 1973”, hal 443. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: