Mar 042013
 

PERUNDINGAN BABAK KEDUA DENGAN PM EISAKU SATO

(Jaminan Jepang “Dengan Pandangan Jauh” Untuk Meningkatkan Bantuan ke Indonesia)[1]

MINGGU, 31 MARET 1968, Hari ini Presiden Soeharto mengadakan perundingan babak kedua dengan PM Jepang, Eisaku Sato. Sebagai kelanjutan dari pertemuan sebelumnya, dalam pertemuan ini Presiden Soeharto telah berhasil memperoleh jaminan bahwa Jepang “dengan pandangan jauh” akan mempertimbangkan peningkatan jumlah bantuannya kepada Indonesia tahun ini. Namun dalam hal ini Jepang belum dapat memberikan angka-angka yang pasti.

Catatan: Menurut Koos Arumdanie, Wartawan Senior Istana pada masa Presiden Soekarno-Presiden Soeharto, kunjungan Presiden Soeharto yang baru saja dilantik sebagai pejabat Presiden ke Jepang itu sebagai upaya menagih secara halus pampasan perang kepada Jepang yang akan dipergunakan untuk mendorong pertumbuhan perekonomian rakyat di Indonesia. Bukan sebagaimana dugaan publik selama ini yang mengasumsikan kunjungan tersebut untuk membuka kran penanaman modal asing di Indonesia. Penagihan pampasan perang tersebut ke publik dikemas dalam bahasa kerjasama RI-Jepang.



[1] Dikutip Langsung dari Buku Jejak Langkah Pak Harto 28 Maret 1968-23 Maret 1973

 Leave a Reply

(required)

(required)

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>