Jun 172016
 

Menerima Marcos, Jenderal Soeharto: Masa Depan Asia Tenggara Tidak Bisa Lepas Satu Sama Lain [1]

JUM’AT, 12 JANUARI 1968 Pejabat Presiden Jenderal Soeharto menyambut kedatangan Presiden Filipina, Ferdinand Marcos, di Pelabuhan Udara Kemayoran. Dalam pidato sambutannya, Jenderal Soeharto menyatakan penghargaannya atas kunjungan Marcos dan berharap agar kunjungan tersebut dapat lebih mempererat hubungan di antara kedua negara. Untuk menghormati Presiden Marcos, malam harinya Pejabat Presiden menyelenggarakan jamuan makan malam kenegaraan di Istana Merdeka. Pada kesempatan ini, Pejabat Presiden mengatakan bahwa kemajuan dan kestabilan politik dan ekonomi Indonesia merupakan sumbangan untuk mencapai keamanan dan perdamaian di Asia Tenggara dan bahwa masa depan bangsa-bangsa Asia Tenggara tidak dapat lepas satu sama lain. (DTS)

[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 01 Oktober 1965 – 27 Maret 1968”, hal 240-241 Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

%d blogger menyukai ini: